+

Sahabat muslimin dan muslimat yang saya muliakan...



Tahukan Anda manfaat dan keberkahan air hujan? Pernahkah anda hujan-hujanan? Sudahkah selama ini memanfaatkan air hujan sebagai air minum yang sangat berkhasiat? Bacalah ini dan praktekkanlah!! Insya Allah bermanfaat!!

Cobalah tampung air hujan, diamkan sebentar kemudian masukan ke dalam plastik bening. Setelah itu masukan ke dalam freezer kulkas. Beberapa jam setelah beku, lihatlah !! Ada banyak kristal-kristal indah di dalamnya. Mengapa? Ini menandakan air hujan adalah air yang sehat kaya oksigen.

Ternyata main hujan-hujanan sangat bermanfaat untuk kesehatan dan meminum air hujan menyempurnakannya. Air hujan juga ternyata bisa dijadikan sebagai bahan terapi untuk menghilangkan stress dan meningkatkan kesuburan kandungan, dan ini sudah banyak dipraktekkan oleh banyak wanita yang mendambakan kehamilan. Bagaimana caranya? Sebelumnya kita ketahui dahulu manfaat lain yang bisa diambil dari air hujan, diantaranya:

1. Menyehatkan dan membuat rambut bersinar

Dilansir dari Water Rhapsody, orang-orang Barat zaman dahulu percaya bahwa mencuci rambut dengan air hujan dapat membuat rambut jauh lebih sehat dan bersinar dan sains mampu menjelaskan ini. Dikutip dari Rainwater Connection, air yang turun dari langit ini memiliki kadar kenetralan PH yang hampir sempurna, bebas garam, dan bebas mineral yang buruk bagi rambut. Kalau difilter dengan rapi, air hujan menjadi materi paling netral yang dapat Anda gunakan untuk mencuci rambut.

2. Air hujan mengandung H2O2 ( Hidrogen Peroksida )

Air hujan juga mengandung H2O2 ( Hidrogen Peroksida ). H2O2 dapat dijadikan holistic healing atau �terapi pengobatan�. Ternyata sampai sekarang produk H2O2 yang ada di Indonesia masih impor. Padahal di dalam air hujan ada kandungan H2O2 ini ( bersifat anorganik )

3. Air Hujan mengandung unsur Nitrogen

Nitrogen merupakan faktor utama dalam penciptaan protein penting untuk penciptaan materi genetik dalam tubuh manusia. Nitrogen diperlukan untuk semua bentuk kehidupan.
Meminum air hujan memungkinkan tubuh untuk memanfaatkan nitrogen, mendorong sintesis protein dan penciptaan senyawa dan asam amino yang mempengaruhi pertumbuhan, hormon, fungsi otak dan sistem kekebalan tubuh.

4. Menghilangkan bau amis.

Kalau kita habis makan ikan atau daging, terkadang bau amis pada telapak tangan sulit untuk hilang walaupun kita cuci tangan pakai sabun. Nah salah satu manfaat air hujan adalah dapat menghilangkan bau amis. Coba dan buktikan cuci tangan pakai air hujan, pasti bau amis pada jari tangan kita akan hilang meskipun tanpa menggunakan sabun

5. Menghilangkan toksin ( racun ) pada tubuh.

Larutkan garam pada air hujan segar, lalu rendamlah telapak kaki kita selama � 15 menit. Lakukan secara rutin setiap kali turun hujan. Usahakan air hujan murni yang digunakan.

Ternyata aktifitas hujan-hujanan bisa juga untuk terapi stress baik bagi wanita maupun pria. Pola dasarnya adalah pengejutan system syaraf yang terletak dibawah jaringan kulit. Kalau kita hujan-hujanan selama 10 menit saja, maka ribuan butir air hujan akan memukul kita. Pukulan air hujan tersebut dapat mengejutkan ribuan system syaraf yang tersebar di seluruh tubuh. Berdiri atau duduklah di alam terbuka sambil terus merasakan butiran-butiran air hujan menyentuh kulit, berdoalah untuk ketenangan bathin. Rasakan kesegaran jiwa maupun raga setelah hujan-hujanan, lebih fress dan menenangkan.

Air Hujan Untuk Kesuburan Kandungan

Anda mendambakan keturunan dan ingin mencobanya? Silakan ikuti langkah-langkah berikut:

Tunggulah hujan berlangsung minimal 10 menit lamanya (Jangan lakukan di hujan pertama setelah kemarau), Lalu berdiri hujan-hujanan di alam terbuka menghadap kiblat dan air hujan yang turun langsung mengenai tubuh hingga benar-benar membasahi seluruh tubuh. (sangat dianjurkan untuk tetap menutup aurat)
Sementara anda hujan-hujanan, taruhlah wadah untuk menampung air hujan murni, air hujan murni adalah air hujan yang turun langsung dari langit tanpa perantara genting maupun talang.
Minumlah air hujan yang berhasil ditampung dengan terlebih dahulu berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar diberikan keturunan. Minumlah air hujan secukupnya, tidak terlalu sedikit dan jangan berlebihan.
Lakukan teknik ini sampai hujan berhenti atau anda sudah merasa kedinginan.
Dalam pemanfaatan sehari-hari, dapat juga di pindahkan air hujan tersebut ke dalam tempat air, botol atau gelas. Agar menjadi lebih bersih dan lebih berkhasiat bisa endapkan selama 24 jam. Setelah 24 jam, ambil setengah bagian air paling atas dan sisa airnya dibuang. Boleh langsung digunakan untuk mandi dan minum tanpa direbus atau bisa direbus sampai mendidih (seperti memasak air minum). Cobalah minum secara rutin sampai sekitar 20 liter dan rasakan manfaatnya untuk tubuh anda.

Mengapa air hujan bermanfaat dan baik kesehatan? Karena manusia adalah makhluk yang organik, kita tercipta dari tanah kemudian tanah itu akan subur dengan hujan. Jadi sekali lagi ditegaskan, dianjurkan kepada kaum wanita yang sulit memiliki keturunan untuk mandi hujan dan minum air hujan. Selain itu, saat hujan kita sebaiknya memperbanyak berdoa, termasuk berdoa meminta keturunan karena disaat hujan turun adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Mumpung masih musim hujan ayo hujan-hujanan. Silakan bagikan ke teman, semoga bermanfaat.
.
Dari berbagai sumber

0 komentar:

Seperti yang kita tahu, ayat kursi diketahui
dapat melindungi kikita ta dari hal-hal buruk atas izin Allah. Selain itu, bacaan ayat kursi menjadi amalan baik bagi umat manusia agar lebih dekat dengan Sang Maha Pencipta.



Ini Dia 3 Waktu Utama Untuk Membaca Ayat Kursi Yang Harus di Ketahui
Sumber: Kumpulanmisteri.com
Ini Dia 3 Waktu Utama Untuk Membaca Ayat Kursi Yang Harus di Ketahui
Sebuah dalil menjelaskan bahwa hanya Allah yang pantas untuk disembah dan Dia akan hidup kekal abadi serta selalu mengurus ciptaan-Nya. Dia tidak pernah tidur ataupun mengantuk. Segala yang ada di bumi, langit, bahkan diantara keduanya merupakan milik Allah semata. Tidak ada yang bisa memberikan manfaat kecuali atas izin-Nya. Allah mengetahui segala yang terjadi, baik itu peristiwa secara terang-terangan ataupun sembunyi-bunyi. Jangankan sebuah peristiwa, Allah juga dapat mengetahui apa yang ada di hati dan pikiran kita. Berbeda dengan manusia yang tidak mengetahui apapun dari ilmu Allah kecuali kehendak-Nya.



Berikut ini adalah tiga waktu untuk membaca ayat kursi, yaitu:



1. Ketika pagi dan petang

Sebuah hadits menjelaskan bahwa barang siapa yang melafalkan ayat kursi pada petang hari maka ia akan dilindungi oleh Allah dari gangguan apapun hingga pagi hari. Sedangkan, jika ia melafalkan ayat kursi pada pagi hari maka ia juga akan dilindungi hingga petang harinya. Amalan ayat kursi akan membuat hidup kita lebih tenang karena dilindungi oleh Rasulullah.



2. Setelah shalat fardhu

Sebuah hadits berisi jika kita melafalkan ayat kursi setelah shalat fardhu atau shalat lima waktu maka tidak ada yang menghalangi kita untuk masuk ke surga. Maksudnya ialah, ketika kita mati dan semasa hidup telah mengamalkan ayat kursi dan membacanya setalah shalat lima waktu maka ia akan masuk ke surga tanpa halangan apapun.



3. Sebelum tidur

Waktu ini dijelaskan ketika Abu Hurairah mengadu kepada Rasulullah mengenai seseorang yang mengajarkan ayat kursi padanya. Abu Hurairah menjelaskan bahwa ada seseorang yang mengaku bahwa ia akan mengajari Hurairah suatu kalimat sehingga Allah akan memberikan manfaat baginya. Kemudian Rasul bertanya apakah kalimat yang diajarkan. Hurairah menjawab jika orang tersebut mengatakan bahwa ketika Abu Hurairah akan pergi tidur, maka ia dianjurkan membaca ayat kursi terlebih dahulu. Oleh karena itu, Allah akan melindunginya dari setan yang mendekati dan Allah akan selalu menjaganya hingga pagi hari. Setelah mendengar hal itu, Rasul membenarkan perkataan orang tersebut. Meskipun sebelumnya, ia adalah seorang pendusta, tetapi apa yang dikatakan pada Abu Hurarah adalah benar. Lalu, Rasul memberitahu Abu Hurairah bahwa yang mengajarkan kepadanya beberapa waktu lalu adalah setan.



Sebuah hadits menjelaskan bahwa ayat di dalam Al-Qur�an yang paling agung adalah ayat kursi. Hal ini menunjukkan jika ayat kursi memiliki keutamaan yang harus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, beberapa orang mungkin masih bingung mengapa ayat kursi memiliki keagungan yang lebih. Imam Nawawi menjelaskan bahwa di dalam kalimat ayat kursi, terdapat sifat dan nama Allah yang penting, yaitu sifat ilahi, sifat hidup, wahdaniyah, sifat ilmu, sifat kekuasaan, sifat kerajaan, dan sifat kehendak. Ketujuh sifat dasar itu terkandung di dalam bacaan ayat kursi ini.



Sebagai seorang muslim, sebisa mungkin memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk lebih mengingat Allah. Meskipun semua ayat Allah memiliki manfaat, ayat kursi memiliki keutamaan yang bisa kita gunakan sebagai amalan sehari-hari.
 
Sumber: Kumpulanmisteri.com

0 komentar:

Seorang muslimah memang dianjurkan untuk pandai merawat diri. Tak hanya kecantikan batin, kecantikan secara fisik pun penting untuk mempercantik diri.
 
Untuk bisa mempercantik diri biasanya para wanita berdandan atau berhias dengan segala pesonanya. Namun jangan salah, tak jarang cara mempercantik diri yang dilakukan kaum muslimah justru mendatangkan mudharat dan dosa.

Inilah 5 Cara Berdandan Yang di Haramkan Bagi Muslimah
Sumber: Google.com
Jauhi lima cara berdandan dan berhias berikut ini agar sesuai dengan ketentuan Isalam yang dianjurkan oleh Rasulullah SWA :

1. Mencabut Bulu Alis
Mencabut bulu alis lalu membentuknya agar bagus menjadi trend dikalangan kaum hawa. Namun sejak dahulu Rasulullah SAW sangat membenci perempuan yang dengan sengaja mencabut alisnya.
"Telah dilaknat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang minta untuk disambung rambutnya, wanita yang mencabut alis dan wanita yang minta dicabut alisnya, wanita yang mentato dan wanita yang minta untuk ditato, tanpa ada penyakit". (HR. Abu Daud)

2. Berdandan Dengan Membuka Aurat
Bilamana ada perempuan yang mempercantik diri dengan membuka aurat yang seharusnya ditutupi, maka cara tersebut dilarang.
Rasulullah SAW bersabda;
"Sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (sudah baligh) tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini�. Beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya". (HR. Abu Daud)

3. Berdandan Seperti Laki-laki
Jika seorang perempuan berdandanan layaknya seperti seorang laki-laki, maka dandanan tersebut dilarang oleh agama.
"Rasulullah SAW melaknat laki-laki yang berpakaian wanita dan wanita yang berpakaian laki-laki." (HR Ahmad)

4. Memakai Rambut Palsu dan Menyambung Rambut
Menggunakan rambut palsu/wig atau menyambung rambut dengan tujuan agar tampilan lebih menarik termasuk dalam dandanan yang dilarang oleh islam.
"Sesungguhnya Rasulullah SAW melaknat wanita yang menyambung rambut dan meminta untuk disambung rambutnya." (HR Muslim)

5. Menggunakan Parfum Dengan Berlebihan
Rasulullah SAW bahkan menyebut wanita yang menggunakan parfum untuk keluar rumah layaknya seorang penzina.

"Wanita mana saja yang memakai parfum kemudian lewat pada suatu kaum supaya mereka mencium bau parfum itu maka perempuan itu telah berzina." (HR An Nasai)
"Wanita mana saja yang memakai parfum lalu melewati suatu kaum supaya mereka mencium bau parfum itu maka perempuan itu telah berzina." (HR Ahmad)

Sumber: Dream.co.id

0 komentar:

Nabi Muhammad shalallahu �alaihi
wassalam pernah bersabda mengenai betapa sakitnya sakaratul maut, �Jika rasa sakit seujung rambut dari rasa sakit yang dialami oleh mayit, diletakkan di atas langit dan bumi, tentu penduduknya akan mati dengan izin Allah subhanahu wa ta�ala.� Rasulullah shalallahu �alaihi wassalam juga bersabda bahwa sakitnya sakaratul maut itu seperti kadar tiga ratus pukulan dengan pedang.



Beginilah Rasa Sakitnya Saat Sakaratul Maut Yang Patut di Ketahui
Sumber: Lampuislam.org
Diriwayatkan bahwa ketika Nabi Ibrahim meninggal, maka Allah subhanahu wa ta�ala berfirman kepadanya: �Bagaimana engkau menghadapi kematian wahai khalilullah?� Nabi Ibrahim menjawab: �Seperti besi pembakar daging yang diletakkan pada bulu basah, kemudian ditarik.�


Dalam sebuah riwayat, Nabi Isa alaihissalam yang diberi mukjizat dapat menghidupkan orang mati, suatu ketika didatangi beberapa orang kafir. Untuk membuktikan kemukjizatannya, maka Nabi Isa disuruh menghidupkan kembali orang yang telah lama meninggal, sebab kalau menunjuk kuburan yang usianya belum lama, mereka khawatir bahwa yang dihidupkan kemungkinan belum benar-benar meninggal. Tantangan dari orang kafir itu kemudian diterima, dan mereka disuruh untuk memilih kuburan mana yang dikehendaki.



Lalu mereka menunjuk mayat Syam bin Nun. Maka Nabi Isa alaihissalam mendatangi kuburnya untuk shalat dua raka�at dan memohon kepada Allah. Maka dengan izin Allah, Syam bin Nun bangun dari dalam kuburnya, sedangkan rambut dan janggutnya dalam keadaan beruban. Nabi Isa bertanya, �Padahal waktu engkau masih hidup dulu tidak demikian (tidak beruban)?� Lalu Syam bin Nun menjawab, �Aku mendengar panggilanmu, dan mengira kiamat telah tiba. Maka tumbuh uban di rambut dan janggutku karena terkejut dan takut.� Nabi Isa bertanya, �Sejak berapa lama engkau telah meninggal?� Syam bin Nun menjawab, �Sejak empat ribu tahun yang lalu. Tetapi hingga kini pedihnya sakaratul maut belum juga hilang.�



Kendati umat terdahulu mengalami kepedihan seperti itu menjelang kematian, namun orang-orang mukmin tidak akan mengalami hal yang serupa. Nabi Muhammad shalallahu �alaihi wassalam pernah bersabda: �Ruh seorang mukmin akan keluar dari jasadnya, seperti keluarnya rambut dari adonan tepung.�



Dalam sebuah keterangan diceritakan bahwa apabila Allah menghendaki mengambil ruh seorang mukmin, maka akan datang malaikat maut. Namun untuk mencabut ruhnya, sang malaikat mencari tempat termudah untuk melakukannya. Ketika malaikat maut ini ingin mengambil ruhnya lewat mulut, padahal mulut orang mukmin tersebut sering digunakan untuk berdzikir, maka akhirnya ia tidak jadi. Proses gagalnya pengambilan ruh ini kemudian dilaporkan oleh malaikat maut kepada Allah. Dan Allah lalu memerintahkan lagi untuk mengambilnya lewat anggota tubuh yang lain.



Anggota tubuh selanjutnya adalah tangan. Namun, saat ingin mengambil ruh dari anggota tubuh tersebut ternyata dilihat ada bekas perbuatan sedekah, menyantuni anak yatim, menulis ilmu, serta bekas memegang pedang untuk perang sabil, maka urunglah sang malaikat mencabutnya dari sana. Sebagai gantinya maka malaikat maut hendak mencabutnya dari sisi kaki. Namun, kembali usaha ini mengalami kegagalan, karena saat hendak mencabut, ternyata di kakinya terlihat ada bekas digunakan untuk berjalan menghadiri tempat shalat jama�ah, shalat �Id, serta menghadiri tempat pengajian. Melihat itu semuanya, maka sang malaikat mengurungkan niatnya untuk mengambil ruh dari sisi tersebut. Sebagai gantinya maka sang malaikat berpindah ke telinga. Tetapi setelah akan diambil dari arah telinga, dilihatnya bahwa pada sisi ini ada bekas mendengarkan bacaan Al-Qur�an dan dzikir. Dan seakan tidak mau gagal dari usaha tersebut, maka malaikat maut akhirnya mencoba dari sudut mata. Namun apa boleh buat, dari sisi anggota tubuh ini pun mengalami kegagalan serupa. Hal itu terjadi lantaran pada panca indra penglihatan ini terlibat banyak kegiatan ibadah yang dilakukan, misalnya seperti membaca Al-Qur�an, membaca buku-buku agama, mengkaji ilmu-ilmu yang bermanfaat, dan aktivitas positif lainnya.



Dengan berbagai kegagalan yang dialami, maka malaikat maut akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Allah subhanahu wa ta�ala. Kemudian Allah berfirman: �Tulislah nama-Ku di telapak tanganmu, lalu tunjukkan tulisan tersebut kepada ruh orang mukmin itu. Karena cintanya terhadap nama-Ku itu, niscaya ruh orang mukmin ini akan keluar dengan sendirinya dari mulutnya.� Demikianlah, dengan berkah Allah akhirnya sang mukmin tidak merasakan pedihnya sakaratul maut itu. Tidak hanya itu, dia juga akan terhindar dari murka Allah.



Di riwayat lainnya disebutkan bahwasanya malaikat maut sewaktu akan mencabut ruh dari seorang mukmin, maka ruhnya mengatakan, �Aku tidak akan ikut selagi engkau belum diperintahkan untuk urusan ini.� Lalu ruh orang mukmin itu menuntut alamat dan tanda-tanda sambil berkata: �Sesungguhnya Tuhanku telah menjadikan aku dan memasukkan aku ke dalam tubuhku, dan pada waktu itu engkau tidak ada. Tapi kenap sekarang engkau mau mengambil aku?�



Mendengar hal itu, maka malaikat maut kembali menghadap Allah subhanahu wa ta�ala. Lalu Allah berfirman, �Apakah engkau telah mencabut ruh dari seorang hamba-Ku?� Malaikat maut berkata, �Ya Tuhanku, sesungguhnya hamba-Mu telah berkata begini dan begitu... dan ia telah menuntut alamat dan tanda-tanda kepadaku.� Allah berfirman kembali: �Sungguh benar ruh hamba-Ku. Wahai malaikat maut, pergilah kau ke surga, ambillah Tuffah dan itulah tanda-tanda-Ku. Karena itu perlihatkanlah hal itu kepada hamba-Ku.� Malaikat maut lalu berangkat ke surga dan mengambil tuffah yang di atasnya tertulis �Bismillaahir rahmaanir rahiim.� Setelah tuffah diperlihatkan kepada ruh hamba yang mukmin tadi, maka sang ruh keluar dengan cepat, tidak ada rasa sakit sedikit pun.



Disebutkan dalam hadits, apabila seorang hamba sudah sampai kepada naza� (kondisi kritis), maka akan terdengar panggilan dari Allah, �Tinggalkan dia sampai beristirahat satu jam.� Demikian pula jika ruh sudah sampai kedua lutut dan pusar. Jika sudah sampai pada kerongkongan, maka datanglah panggilan: �Tinggalkan dia sampai anggota-anggota tubuhnya meminta izin berpisah dengan anggota tubuh lainnya.� Maka, mata yang satu akan meminta izin kepada mata sebelahnya sambil mengucapkan salam: �Assalammu �alaikum ila yaumil qiyamah (keselamatan semoga tetap bagimu sampai hari kiamat).� Demikian pula antara kedua telinga, tangan, kaki, semuanya melakukan hal yang sama. Lalu ruh mengucapkan selamat tinggal kepada tubuh.



Imam Abu Hanifah berkata: �Kebanyakan sesuatu yang merusak iman dari seorang hamba adalah di waktu naza�.� Ini dikarenakan ketika tubuh hendak ditinggal sang ruh, maka saat itu akan terjadi pertarungan antara malaikat dan setan. Apabila amal ibadah serta pertolongan Allah bersama seseorang, maka imannya akan senantiasa lekat, sedangkan godaan dan tipu daya setan akan kalah. Namun jika ketika naza� telah tiba amal ibadah seseorang tidak optimal, apalagi tanpa bantuan dari Allah, maka imannya akan rusak lantaran kalah dengan godaan setan. Karenanya, kita mohon perlindungan kepada Allah agar dimudahkan dan diberi perlindungan ketika berada dalam masa-masa kritis menjelang kematian.



Saat ruh sudah mulai meninggalkan tubuh untuk kembali kepada-Nya, maka seluruh anggota tubuh tak lagi berdaya. Kedua tangan yang dimiliki tak mampu lagi untuk bergerak, kedua mata juga tidak lagi bisa melihat seperti saat hidup, kedua telinga tidak ada kemampuan untuk bisa mendengar suara di sekelilingnya. Dengan demikian, tubuh yang telah ditinggalkan ruh adalah jasad yang tidak bernyawa.


Proses perjalanan manusia selanjutnya adalah memasuki alam kubur (barzakh). Dalam kondisi semacam ini dapatkah kita membayangkan jika kita tidak beriman? Lalu apa yang dapat kita pertanggungjawabkan saat berada dalam kubur? Padahal kita ketahui bahwa disana tidak ada seorang pun yang akan menemani kita, baik ayah, ibu, anak, dan saudara-saudara kita. Kala itu tidak berguna lagi seorang teman karib. Satu-satunya yang dapat menolong kita adalah amal-amal kebaikan serta pertolongan dari Allah subhanahu wa ta�ala. Jika tanpa hal itu, maka tidak ada yang dapat kita banggakan dan andalkan barang sedikit pun. Jika tidak ada ma�unah (pertolongan) dari Allah, sungguh nyata sekali bahwa kita dalam keadaan merugi.

Referensi: Saifulloh dan Abu Shofia (2003). Menyingkap Tabir Alam Malaikat. Surabaya: Karya Agung


Sumber: Lampuislam.org 

0 komentar: