+
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan

Seorang anak berusia 20 tahun dengan kanker tulang mempunyai sebuah keinginan sebelum dirinya meninggal.



Anak bernama Racine Pregunta ini ingin 'meninggal dengan cantik' saat ia berada di peti mati pemakamannya.

Racine Pregunta, adalah seorang wanita yang berasal dari Davao City, Filipina Selatan.
Dengan segala perjuangannya, Racine akhirnya harus tutup usia di minggu lalu setelah bertempur melawan osteosarcoma.


Osteosarcoma adalah salah satu jenis kanker tulang paling sering dijumpai yang menyerang remaja berusia 20 ke bawah dan anak-anak.

Kanker tulang jenis ini umumnya menyerang tulang-tulang berukuran besar pada bagian yang memiliki tingkat pertumbuhan tercepat.
Tragisnya gadis yang masih berstatus murid itu tahu bahwa hidupnya akan segera berakhir.
Jadi berhari-hari sebelum kematiannya, Racine mulai membuat rencana untuk pemakamannya, seperti dilaporkan Hungaria Today.

Racine Pregunta meninggal dalam damai. (Facebook/Racine Pregunta)
Di samping persiapan pemakaman, keinginan utamanya yang sungguh memilukan adalah 'meninggal dengan cantik.'

Keinginannya ini rupanya mengacu pada sebuah film Filipina yang dikagumi
Racine.

Foto Racine terbaring dalam peti mati berwarna putih telah beredar dan tersebar luas di media sosial.

Racine memakai gaun putih, ikat kepala berbentuk bunga melingkar dan ia memakai make-up yang sempurna.

Racine merencanakan pemakamannya sendiri dengan teliti, dan harapan terakhirnya mendapatkan dukungan dari keluarganya yang selalu mendukungnya sepanjang masa hidupnya.
Hanya lima hari sebelum meninggal, saudaranya, Rolyn, mengatakan bahwa Racine ingin 'meninggal dengan cantik,' yang terinspirasi film Die Beautiful.

Film Die Beautiful itu sendiri bercerita tentang seorang wanita transgender yang meninggal saat dinobatkan dalam sebuah kontes kecantikan.

Racine, yang pernah menjadi model di masa lalu, telah memberi tahu Rolyn bahwa dia menginginkan 'personal make-up artist' untuk menciptakan penampilan yang diinginkannya saat pemakamannya.
Rolyn pun membuat sebuah tulisan khusus untuk Racine di Facebook.

"Hari ini, permintaan terpenuhi dan di situlah semua yang aku melihatmu tersenyum," tulis Rolyn.
"Dalam perjalanan menuju matahari terbenam, teman dan keluarga berkumpul dan mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada Racine yang sekarang tidur dengan indah selamanya. Kamu akan selalu berada di dalam hati kita."
Racine sekarang telah dikuburkan di atas plot pemakaman ayahnya sesuai permintaannya.
Cerita ini memang sedih, tapi paling tidak harapan terakhir Racine terpenuhi.
Selamat jalan, Racine Pregunta.
Read more

Memiliki buah hati tentu sesuatu yang sangat diharapkan bagi setiap pasangan suami istri.
Namun taukah Anda pada proses persalinan wanita mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan sang buah hati.



Saat melahirkan anak pertama tentu banyak wanita yang bertanya-tanya bagaimana rasanya dan bagaimana prosesnya.

Seorang pengguna akun facebook Anggri Yanti Nona Dona itu menceritakan sebuah proses saat dirinya melahirkan anak pertamanya.
Setiap detail yang dirasakannya di ceritakan melalui akun facebooknya.

Dari awal dia mengalami pecah air ketuban di dalam kamar mandi hingga di bawa ke rumah sakit.
Anggri menceritakan bahwa dirinya sempat khawatir jika dirinya tidak akan selamat.
Saat itu dia berbarengan masuk rumah sakit bersama wanita hamil lainnya.

Namun wanita hamil yang berada di kamar sebelahnya sudah berhasil bersalin.
Anggri semakin khawatir karena dirinya belum juga merasakan mules.
Ia pun mengajak berbicara sang bayi sambil mengelus perutnya.
'Lebih panik lagi, liat orang kamar sebelah tadi pembukaan awal nya bareng, pas malem dia udah masuk ruang bersalin.

Takut banget, takut ga selamat, takut harus ada tindakan, takut ga kuat, Air ketuban mulai banyak campur flek, dan sedikit berbau darah,

Belum juga mules, saya elus2 yang di dalem perut dan ajak ngobrol (dede, mules ya, nnti mama tahan sakit nya, tuh yg di sebelah udah mau lahiran, dede blm mules juga malu dong kita),' dikutip dari postingan Anggri pada Senin (24/4/2017).

Setelah proses panjang yang makan waktu berjam-jam, Anggri pun akhirnya merasakan mules dan berhasil melakukan persalinan dengan selamat.
Ia dan anak pertamanya pun baik-baik saja usai melewati proses persalinan.

Ada sebuah cerita Angri yang membuat netizen tersentuh, ketika itu selesai persalinan sang suami mendatanginya dan berkata bahwa sang suami sedih melihat sang istri yang berjuang.
Saat itu sang suami menyeka pampers yang berlumuran darah.

Namun karena masih merasakan kesakitan Anggri pun tidak bisa berata apa-apa.
Pada postingannya Anggri mengatakan bahwa dirinya sangat bahagia bisa melewati proses persalinan dan melahirkan sang buah hati.

Berikut postingan Anggri saat sang suami datang menyeka pampersnya.
'Selesai di jahit, dede di pake in baju dan bedong, suami mencium kening saya dan bilang "makasih ya" muka nya terlihat bahagia.

Malam hari nya suami mengelap darah saya yg menetes dr pempers yg saya pakai, saking banyak nya darah yg keluar. setelah itu suami menangis dan meminta maaf atas kesalahan yg pernah dia lakukan.

Dia bilang "aku sedih liat kamu kaya gini" .
Saya ga sempat jawab apa2. Dan rasanya sekarang saya Mau jawab "aku justru bahagia melewati proses ini"
Lalu sudah kah berterima kasih kepada wanita yg melahirkanketurunan mu?
Mereka tidak meminta apa pun, tapi...... jika ucapan terimakasih saja merupakan sebuah penghargaan yg besar untuk istri mu, kenapa sungguh sulit kau lakukan?'
Postingan itu pun membuat beberapa netizen meneteskan air mata saat membacanya, berikut komentar Netizen.
Nenk Aqis VJ : Ga nahan baca'y smbil nangis .2x melahir kan rsa'y subhanallah
Ayu Queen : Sampe nangis bacanya... tapi jujur masih takut untuk ngelahirin Asep Supriadii
Shaleha Ginanjar : Terharu banget bacanya smpe nangis
Nuri Kurniawan : Terharu bgt mudah2an persalinan sya nnti lancar.. amiinnn
Read more

Sebagian pria muslim ingin melakukan poligami

dengan alasan mengikuti sunnah Nabi. Sering kali sang istri tidak siap mendengar keinginan tersebut, apalagi jika yang akan menjadi madu jauh lebih muda dan lebih cantik darinya.





Ini kisah yang dialami oleh Ustadz Bangun Samudra. Ia pernah mencoba apakah istrinya membolehkannya melakukan poligami.

�Jeng, kalau Mas menikah lagi boleh?� tanyanya kepada Istri.
�Ndak boleh�
�Lho kenapa?� Lalu Ustadz Bangun Samudra pun membukakan Al Qur�an. Mantan pastor itu membukakan surat An Nisa� yang di dalamnya ada ayat

?????? ???????? ?????? ?????????? ??? ??????????? ??????????? ??? ????? ?????? ???? ?????????? ??????? ????????? ????????? ?????? ???????? ?????? ?????????? ???????????

�Dan jika engkau takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (apabila engkau menikahinya), maka nikahilah perempuan-perempuan (lain) yang engkau sukai: dua, tiga atau empat. Kemudian jika engkau takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja� (QS. An Nisa� : 3)

�Kalau engkau melarang poligami berarti melanggar firman Allah�
�Lalu Mas menikah untuk apa?�
�Sunnah Rasul. Ibadah�
�Mas, kalau Mas memang betul-betul menjalankan sunnah Rasul dan betul-betul untuk ibadah Mas, tak siapkan dua istri�
Ustadz Bangun Samudra sangat kaget dengan jawaban ini. �Kapan ta�aruf?� tanyanya tidak sabar.
�Nanti sore siap� Jawaban ini lebih mengagetkan lagi. Maka sorenya, ia pun berdandan rapi.

Sore harinya, sang istri menepati janji. Ia mengajak Ustadz Bangun Samudra pergi ke sebuah rumah. Setelah pintu diketuk, keluarlah seorang perempuan. �Kenalkan Mas, ini Mbah Darmi. Janda. Usianya 75 tahun�
�Lho, ini?�
�Iya Mas. Janda. Berapa kitab hadits sudah Mas baca sejak masuk Islam sampai hari ini?� Ustadz Bangun Samudra terdiam. Ia telah membaca 15 kitab hadits. Mulai Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Tirmidzi, Sunan Abu Dawud, Sunan An Nasa�i hingga Hakim. �Siapa istri muda dari Rasulullah?�
�Aisyah�
�Sebelumnya?�
�Saudah�
�Usianya?�
�69 tahun�
�Status?�
�Janda�

Istri Ustadz Bangun Samudra tahu persis jika suaminya sudah tahu bahwa semua istri Nabi janda dan berusia tua ketika dinikahi beliau. Hanya Aisyah yang masih gadis. Dan semua pernikahan itu pun karena ibadah, dakwah dan perintah dari Allah Subhanahu wa Ta�ala.

Calon kedua yang hendak ditaarufkan kepada Ustadz Bangun Samudra juga seorang janda lanjut usia. Akhirnya keinginan poligami itu pun kandas oleh kata-kata pamungkas istrinya.

�Istri Rasul semuanya janda dan tua, Mas. Jadi kalau Mas mau mengikuti sunnah Rasul, aku rela Mas. Ini Mbah Darmi dan calon berikutnya Mbah To, usia 76 tahun.�

�Kalau begitu Mas menjalankan sunnah Rasul yang lainnya saja,� simpul Ustadz Bangun Samudra.


# ISTRI2 RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WASALLAM #

Nama-nama Istri Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam, usia mereka dinikahi, usia Rasulullah menikahi, statusnya, kondisinya, serta alasan Rasulullah menikahinya.

1. Nama : Khadijah ra
Status : 2 kali janda
Usia Dinikahi : 40 thn
Usia Rasulullah : 25 thn
Kondisinya : Pengusaha, keturunan
bangsawan, punya 4 anak dari pernikahan sebelumnya, memiliki 6 anak dari Rasulullah ...
Alasan : Petunjuk Allah, karena dia adalah wanita pertama yang memeluk islam, dan mendukung dakwah Nabi.

2. Nama : Aisyah ra
Status : gadis
Usia dinikahi : 11 tahun (tetapi tinggal serumah dengan Nabi setelah usia 19 tahun)
Usia


Rasulullah : 52 tahun
Kondisinya : Cantik, cerdas,
putri Abu Bakar Ash-Shiddiq ra.
Alasannya : Petunjuk Allah lewat mimpinya 3 malam berturut-turut bhw Rasulullah akan mengajarkan tentang kewanitaan kepada Aisyah, agar disampaikan kepada umatnya kelak. Aisyah ra banyak meriwayatkan hadits dari Rasulullah yang disampaikan pada umat.

3. Nama : Saudah binti Zum�ah ra
Status : janda
Usia dinikahi : 70 thn
Usia Rasulullah : 52 thn
Kondisi : Wanita kulit hitam, janda dari sahabat nabi yang menjadi perisai Nabi saat perang. Memiliki 12 anak dari pernikahan dengan suami pertama.
Alasannya : Menjaga keimanan Saudah ra dari teror & gangguan kaum musyrikin.

4. Nama : Zainab Binti jahsyi ra
Status : Janda
Usia dinikahi : 45 thn
Usia Rasulullah : 56 thn
Kondisi : Mantan isteri Zaid bin Haritsah ra.
Alasan : Perintah Allah bahwa pernikahan harus sekufu, Zainab adalah mantan istri anak angkatnya Rasulullah. Sekaligus mencontohkan bahwa anak angkat tidak bisa dijadikan anak kandung secara nasab (kebiasaan masyarakat saat itu). Maka istrinya tetap bukan mahrom untuk ayah angkatnya. Jadi boleh dinikahi.

5. Nama : Ummu Salamah ra
Status : Janda
Usia dinikahi : 62 thn
Usia Rasulullah : 56 thn
Kondisi : Putri bibi Nabi, seorang janda yang pandai berpidato dan mengajar.
Alasan : Perintah Allah untuk membantu dakwah Rasulullah.

6. Nama : Ummu Habibah ra
Status : Janda
Usia dinikahi : 47 thn
Usia Rasulullah : 57 tahun
Kondisi : Mantan istri Ubaidillah bin Jahsyi, cerai karena suaminya pindah agama jadi nashrani ...
Alasan : Untuk Menjaga Ummu Habibah dari pemurtadan.
Read more

Setiap manusia di dunia ini pada akhirnya akan menghadapi yang namanya kematian. Bagi umat muslim terdapat kewajiban yang harus dilakukan terhadap saudara seiman yang telah meninggal. Salah satunya adalah memandikan jenazah. Lalu apa jadinya jika ternyata yang memandikan jenazah adalah malaikat? Kisah ini benar-benar terjadi dan orang yang beruntung ini adalah sahabat Rasulullah, bagaimanakah kisahnya?



?
Kisah Nyata: Manusia yang Jenazahnya Dimandikan Oleh Malaikat
Sumber: Kumpulanmisteri.com

Kisah seorang muslim yang dimandikan malaikat berasal dari zaman Rosulullah, dia merupakan sahabat Nabi yang bernama Hanzhalah bin Rahib. Hanzhalah merupakan sahabat Nabi yang dimandikan malaikat dan berasal dari suku Aus serta telah memeluk agama Islam sejak Rosulullah menyebarkan agama Islam di Madinah. Keputusannya untuk memeluk Islam mendapat larangan dari ayahnya yang bernama Abd Amr bin Shaify yang merupakan seorang tokoh suku Aus dan secara terang-terangan memusuhi agama Islam.



Saat kaum muslim memenangkan perang badar, ayah Hanzhalah tetap bersikeras memusuhi dan menentang Islam bahkan dia pindah ke Makkah untuk terus mengobarkan kebencian dan menghasut kaum Quraisy agar membalas kekalahannya di perang Badar. Atas hasutan ini akhirnya terjadilah perang uhud. Dalam perang ini kaum quraisy dipimpin oleh Khalid bin Walid dan didukung penuh oleh ayah Hanzhalah.



Hanzhalah mengetahui akan hal ini bahwa ayahnya masih berpihak kepada kaum Quraisy sehingga dalam perang uhud ini Hanzhalah berusaha untuk menghindar dari ayahnya karena dia tidak ingin bentrok langsung dengan ayahnya sendiri. Meskipun Abd Amr bin Shaify telah bersekongkol dengan kaum Quraisy dan menentang Islam tetapi dia tetaplah ayah Hanzalah sehingga dalam hati dan pikiran Hanzalah masih terdapat rasa hormat kepadanya. 



Dalam peperangan ini akhirnya Hanzhalah berhasil berhadapan langsung dengan pimpinan utama pasukan Quraisy, yaitu Abu Sufyan bin Harb. Jika Hanzhalah mampu mengalahkan pimpinan utama pasukan Quraisy ini maka dapat melemahkan kekuatan musuh. Akhirnya dengan semangat Hanzhalah mencoba untuk menyerang Abu Sufyan bin Harb tetapi gagal, kegagalan Hanzhalah disebabkan oleh dirinya telah ditikam oleh Syaddad bin Aus dan akhirnya dirinya meninggal sebagai syuhada. 



Setelah peperangan berakhir, akhirnya semua jenazah para syuhada akan dimakamkan lengkap dengan pakaian tempur mereka tanpa dimandikan terlebih dahulu. Ketika para sahabat Nabi hendak memakamkan jenazah Hanzhalah, mereka tidak menemukan jenazahnya dan akhirnya jenazah Hanzhalah ditemukan ditempat lebih tinggi dan dalam keadaan basah. Melihat hal ini semua sahabat Nabi yang melihatnya merasa heran. Akhirnya Rosulullah bersabda bahwa jenazah Hanzhalah telah dimandikan oleh para malaikat, inilah satu-satunya orang yang dimandikan malaikat. Mengapa hal ini dapat terjadi?



Para sahabat Nabi akhirnya bertanya kepada keluarga Hanzhalah seputar keadaannya sebelum pertempuran berlangsung. Untuk mengetahui hal ini maka sahabat Nabi mendatangi Jamilah binti Ubay yaitu istri Hanzhalah seorang muslimah yang sangat baik. Istri Hanzhalah menceritakan bahwa suaminya pergi berperang dalam keadaan junub atau berhadast besar karena mereka merupakan pengantin baru yang masih menjalankan bulan madu. 



Setelah mendengar cerita dari istri Hanzhalah, akhirnya sahabat Nabi menceritakan hal ini kepada beliau. Rosulullah bersabda bahwa sebab jenazah yang dimandikan malaikat yaitu jenazah Hanzhalah karena dia meninggal dalam keadaan berhadast besar sehingga para malaikat mensucikannya.



Karena hal inilah akhirnya Hanzhalah bin Rahib mendapat gelar sebagai Ghasilul Malaikat yaitu orang yang dimandikan oleh para malaikat. Atas gelar inilah Hanzhalah menjadi kebanggaan bagi kaum Anshar karena karamah yang telah diperolehnya. 



Demikian informasi seputar kisah seorang muslim beruntung yang mendapat karamah dari Allah SWT yaitu Hanzhalah bin Rahib.

Sumber: Kumpulanmisteri.com
Read more